THARAHAH

Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih

NanaIdea.com – Dari Thaharah, Islam mengajarkan kepada kita Agar Selalu Hidup Bersih, serta SUCI sehingga siap dan memenuhi syarat untuk melaksanakan Ibadah kepada Alloh.

Islam, Diin ini telah Alloh sempurnakan dalam segala Hal. Sebagaimana Firman-Nya dalam Al – Quran Surat Al-Maidah ayat 3 :

” Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu. “

Mengenai BAB Thoharoh ini sangat Luas, Syeikh Muhammad Sayyid Sabiq membahas dalam kitab yang ditulisnya yaitu Fiqih Sunnah menjadi beberapa pembahasan.

Mulai dari pembahasan mengenai Aneka Ragam Jenis Air yang digunakan sebagai media Bersuci. Berbagai Macam Jenis Najis hingga hal – hal yang bisa mensucikannya.

Selain itu dibahas juga Oleh Beliau mengenai Detail Wudhu, Tayammum, Nifas hingga hal – hal yang berhubungan dengan Haid atau yang lebih dikenal dengan Menstruasi.

Silahkan Jika yang belum punya Kitab FIQIH Sunnah bisa Download DISINI ya.

Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih dan SUCI

Dari Thaharah kita diajarkan untuk selalu hidup bersih, sehat dan yang terpenting SUCI.

Dari Thaharah juga kita mempelajari salah satu syarat sahnya Sholat, yaitu bersuci dari Hadats. Terkena Najis tidak boleh Sholat.

Tanpa Wudhu ataupun Tayamum jika dalam kondisi kesulitan air ataupun hal lain yang menyebabkan kita susah menemukan air, maka Sholat tidak akan Sah.

Alat Bersuci ada 3 macamnya. Yang pertama tentunya Air. Air Berfungsi untuk mengangkat Hadats, baik hadats besar maupun hadats kecil.

Serta mengangkat atau membersihkan NAJIS.

Alat Bersuci yang kedua adalah DEBU, untuk menggantikan Wudhu dan Mandi Besar. Artinya Debu berfungsi hanya untuk mengangkat Hadats.

Yang Ketiga, alat bersuci adalah BATU. Batu untuk mengangkat Najis dalam Istinja’.

Yang Keempat adalah cara menjadikan SUCI saja yaitu Men-Samak. Yang Keempat ini sebenarnya lebih ke arah cara mensucikan ya temen – temen.

Aneka Ragam Air

Menurut Buya Yahya, Semua Air yang turun dari Langit maupun air yang keluar dari perut Bumi termasuk Air ASLI yang bisa digunakan untuk Berwudhu.

Air Mutlak ( Air Suci Lagi Menyucikan )

Yang Pertama, Air Mutlak hukumnya adalah Suci lagi mensucikan. Air Hujan, Air Salju, Air Laut, Air Zamzam dan Air Embun merupakan Jenis – jenis air yang termasuk ke dalam kategori air mutlak.

Air yang masih dikategorikan air Mutlak, walaupun ia sudah berubah disebabkan lama terbiar, atau tanah yang tidak bergerak, atau tempat mengalirnya bercampur dengan sesuatu yang sulit dipisahkan, seperti lumut dan belerang.

Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih dan Suci
Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih

Semua Air yang keluar dari Bumi dan Turun dari Langit adalah Air SUCI dan Mensucikan.

Air Bekas ( Air Musta’mal )

Contoh air yang termasuk dalam kategori Air Musta’mal adalah air bekas wudhu. Tetapi dengan catatan bahwa air tersebut bukan air bekas mencuci najis.

Air Yang Tercampur oleh Sesuatu yang SUCI

Air yang berubah warna dan rasanya karena telah tercampur dengan Dedaunan misalkan adalah contoh Air jenis ini.

Air Kapur Barus, Air Sabun serta air dalam gentong, kendi yang tersimpan dalam waktu lama, sehingga berubah warna dan rasanya.

Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih.

Air yang Tercampur Oleh Najis

Ada 2 macam Air yang bercampur oleh Najis. Yang pertama, najis yang mencampuri tersebut mengubah rasa, bau air maupun warnanya.

Air tersebut tidak bisa digunakan jika dalam kondisi seperti itu. Pendapat yang disepakati oleh ulama ini disampaikan oleh Ibnu Mulqin dan Ibnu Mundzir.

Yang Kedua, Air tersebut masih mempertahankan identitasnya seperti tidak berubah warna, rasa serta baunya.

Jika begitu, maka air ini suci dan menyucikan, baik jumlah air tersebut sedikit maupun banyak.

Dalil atas hal ini adalah sebuah hadits yang diceritakan oleh Abu Hurairah r.a. Ia berkata,”Seorang Arab Badui, berdiri kencing di masjid. Orang – orang bangkit dan ingin menghajarnya. Tetapi Rasulullah bersabda, ” Biarkanlah ia. Sirami kencingnya dengan satu ember atau satu timba air. Kalian diutus untuk mempermudah, bukan untuk mempersulit.”

Begitu temen – temen sekalian, terkait beberapa penjelasan mengenai Thaharah. Dalam hal ini, artikel berjudul Thaharah Mengajarkan Kepada Kita Agar Selalu Hidup Bersih dan SUCI ini lebih kami jelaskan mengenai salah satu alat bersuci yaitu AIR.

Semoga Alloh mudahkan kita untuk selalu mencari ILMU dan mudah – mudahan Alloh karuniakan selalu kesehatan kepada kita semua..Aamiin…

BACA JUGA : Kumpulan DOA dalam AL-QURAN

Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *